Implementasi Metode TOPSIS dan Simple Additive Weighting (SAW) dalam Pengajuan Kredit (Studi Kasus BPD DIY)

  • Fajar Tri Hartanto Universitas Mercu Buana Yogyakarta
  • Mutaqin Akbar Universitas Mercu Buana Yogyakarta
Keywords: BPD DIY, Simple Additive Weighting, TOPSIS

Abstract

Perbankan merupakan salah satu lembaga keuangan yang mempunyai peranan penting dalam perekonomian
suatu negara, yaitu sebagai Lembaga intermediasi antara pihak yang memiliki kelebihan dana (surplus)
dengan pihak yang kekurangan dana (deficit). Salah satu perbankan yang menjalankan fungsi tersebut adalah
BPD DIY. Kebijakan dalam penyaluran kredit kepada masyarakat melalui jasa perbankan merupakan upaya
pemerintah dalam membantu peningkatan produktifitas usaha terutama bagi usaha kecil, menengah dan rumah
tangga. Akan tetapi pencatatan dan perhitungan data nasabah masih menggunakan input dan perhitungan
manual hal ini menyebabkan terjadinya kesalahan dalam penginputan data nasabah sehingga banyak data
yang tidak bisa diproses langsung ke pihak Bank BPD DIY. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem inforasi
yang dapat mengatasi penginputan data dan perhitungan untuk pembuatan keputusan, metode Simple
Additive Weighting (SAW) dan TOPSIS merupakan sebuah metode perankingan yang banyak dipakai untuk
menentukan keputusan. Hasil akhir pada penerapan Simple Additive Weighting (SAW) dan TOPSIS untuk
penentuan pengajuan kredit adalah prpsentase akurasi pada penerapan algoritma Simple Additive Weighting
yang digabungkan atau dikombinasikan dengan algoritma TOPSIS yaitu yang pada awalnya 90% menjadi
94% yang meningkat sebesar 4%.

Published
2020-11-30
Section
Articles